الله أكبر الله أكبر الله أكبر
الله أكبر الله أكبر الله أكبر
الله أكبر الله أكبر الله أكبر
الله اكبر كبيرا. والحمدلله كثيرا. وسبحان الله بكرة واصيلا. لااله الله والله اكبر. الله اكبر ولِله الحمد.
الحمد لله الدي جعل يوْمَ عِيْدٍ كُل سَنَةٍ يَعُوْدُ. احمده سبحانه وتعالى على نِعَمِهِ التي لاتُحْصى ولاتُعَد. واشهد ان لااله الا الله وحْده لاشريْك له المَلِكُ الْمَعْبُوْدُ. واشهد ان سيِدِنا ونبِيِنا محمدًا عبدُهُ ورسوله. اللهم صل وسلمْ على سيدنا محمدٍ وعلى اله واصحابه اجمعين.
اَمَّا بَعْدُ: فَيَاعِبَادَ اللهِ : اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَ اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ: يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ اَمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
Allahu Akbar 3X Walillahilhamdu.
Jama’ah Shalat ‘Id Rahimakumullah
Marilah kita mulai pagi yang cerah ini dengan mengungkapkan syukur kita kepada Allah SWT. Setiap hari anugerah dan nikmat-Nya turun kepada kita, walaupun pada hari yang sama dosa dan kemaksiyatan kita naik kepada-Nya. Setiap jam perlindungan dan pemeliharaan-Nya melindungi kita, padahal pada jam yang sama kita menentang-Nya dengan dosa-dosa kita. Allah SWT telah membawa kita kepada bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan ampunan, bulan yang di dalamnya ada Lailatul Qadar, yang lebih bagus dari 1000 bulan. Sepanjang Ramadhan, Allah menuntun kita untuk melakukan puasa, shalat tarawih, tadarus al Qur’an, dan berinfak serta berzakat di jalan Allah. Hingga akhirnya, hari ini dengan kasih sayang-Nya jua, kita diantarkan kepada Idul Fitri, 1439 H. Dia gerakkan lidah-lidah kita untuk membesarkan asma-Nya. Dia karuniakan kepada rezeki untuk membayarkan kewajiban zakat kita. Pagi ini, Allah SWT membawa kita ke masjid ini untuk bersimpuh di hadapan kebesaran-Nya, memuji keagungan-Nya, dan mensyukuri seluruh nikmat-Nya.
Allahu Akbar 3X Walillahilhamdu.
Jama’ah Shalat ‘Id Rahimakumullah
Marilah kita melihat ke kiri dan ke kanan kita. Mari kita periksa orang-orang yang kita cintai, ayahbunda kita, saudara kita, tetangga, sahabat atau handai tolan kita. Adakah di antara mereka yang tidak dapat bergabung bersama kita di sini ? adakah di antara mereka yang sudah meninggalkan kita untuk kembali kepada Allah SWT ? ke mana ayah dan ibu kita yang tahun lalu menyambut uluran tangan kita dengan tetesan air mata dan kasih sayangnya ? ke mana kakak, adik, dan saudara-saudara kita yang pada lebaran lalu gelak tawa berbagi kebahagiaan bersama kita ? ke mana tetangga dan sahabat dekat kita yang dulu memeluk kita dan mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri ?
Ya Allah, mereka telah kembali kepada-Mu. Mereka telah “mudik” ke kampung-Mu yang abadi. Terimalah mereka di sisi-Mu. Ya Allah, pagi ini mereka tidak dapat berlebaran bersama kami. Tidak bisa kami ulurkan tangan kami untuk meminta maaf. Tidak bisa kami ajak mereka untuk berbagi bahagia bersama kami. Tidak bisa kami undang mereka untuk berkumpul di rumah kami. Tetapi kami mohon ya Allah, sampaikan salam kami kepada mereka. Jadikanlah kuburan mereka taman dari taman surga-mu ya Allah.
اللهُم اجْعلْ قبورَهُمْ رَوْضةً مِنْ ريِاَضِ الجْنان
Allahu Akbar 3X Walillahilhamdu.
Jama’ah Shalat ‘Id Rahimakumullah
Jika pada bulan Ramadhan kita memenuhi hak Allah dengan sebaik-baiknya, karena bulan Ramadhan menjadi bulan ampunan Allah, bulan penyucian diri, bulan penghapus dosa. Jika kita pernah melalaikan bahkan meninggalkan shalat, mengabaikan perintah Allah, atau melakukan maksiyat kepada-Nya, insya Allah dengan puasa dan shalat malam pada bulan Ramadhan, akan menurunkan ampunan Allah. Karena Allah SWT, adalah Zat yang Maha Pengasih dan Penyayang, yang akan selalu menerima kita dengan segala kasih dan sayang-Nya. Shalat-shalat kita, puasa-puasa kita, Doa-doa kita, zikir-zikir dan bacaan al Qur’an kita pada hari-hari di bulan Ramadhan yang lalu, mudah-mudahan akan membersihkan dosa-dosa kita, seperti air yang membersihkan pakaian putih dari kotoran.
Akan tetapi, jika kita pernah menyakiti orang tua kita, istri-istri kita, suami-suami kita, anak-anak kita, tetangga-tetangga kita, sahabat-sahabat kita, atau siapa saja dari hamba Allah di muka bumi ini, shalat dan puasa kita, tidak akan dapat menghapuskan tuntutan atas dosa-dosa kita. Bahkan, dosa-dosa itu akan menghapuskan pahala shalat dan puasa kita.
Allahu Akbar 3X Walillahilhamdu.
Jama’ah Shalat ‘Id Rahimakumullah
Pada suatu kepada Rasulullah SAW, disampaikan berita bahwa seorang perempuan berpuasa pada siang hari dan shalat pada malam harinya, akan tetapi ia suka menyakiti hati tetangganya dengan lisannya. Rasullah SAW berkata pendek, “Perempuan itu di neraka”.
Pada peristiwa yang lain, Rasulullah SAW pun mendengar ada seorang perempuan yang sedang memaki budaknya dalam keadaan ia berpuasa. Beliaupun segera menyuruh orang membawakan makanan dan berkata kepadanya, “Makanlah.” Ia berkata, “Ana Shaimah ya Rasulullah (Aku berpuasa ya Rasulullah).” Nabi yang mulia menjawab,
كَيْفَ تَكُوْنِنَا صَاـِـمَةْ وَقَدْ سَبَبْتِ جَرِيَتَكِ ؟
“Bagaimana mungkin kamu berpuasa, padahal kamu memaki-maki budakmu ?”
Rasulullah SAW mengingatkan kita semua, bahwa tidak ada gunanya berpuasa kalau kita berbuat zalim kepada hamba-hamba Allah. Sebagaimana membahagiakan hamba-hamba Allah sama dengan membuat bahagia Allah dan Rasul-Nya, menyakiti hamba-hamba Allah pun sama artinya dengan menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah SWT berfirman :
اِن الدين يُودُونَ اللهَ ورسولَهُ لَعَنَهُمُ اللهُ فى الدنيا والاخرةِ وَاَعَدلَهُمْ عَداباً مُهِيْناً. والدينَ يُودونَ المومنينَ والمومناتِ بِغَيْرِ ما اكْتَسَبُوْا فَقَدِ احْتَمَلُوْا بُهْتنًا وَاِثْمًا مُبِيْناً.
“Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allah melaknatnya di dunia dan di akhirat dan ia mempersiapkan bagi mereka azab yang menghinakan. Dan orang-orang yang menyakiti mukminin dan mukminat bukan karena apa yang mereka lakukan, sungguh mereka telah memikul fintah besar dan dosa yang nyata, “QS. Al Ahzab : 57 -58)
Allahu Akbar 3X Walillahilhamdu.
Jama’ah Shalat ‘Id Rahimakumullah
Pada hari ini, marilah kita kenang orang-orang yang telah kita sakiti dengan lidah dan tangan kita. Pernahkah kita membentak orang tua kita atau menyampaikan kata-kata yang menyakitkan hati mereka ? pernahkah kita membuat air mata mereka berderai, setelah mereka berdua dengan berlumuran darah dan air mata untuk membesarkan kita ?
Oleh karenanya, Datanglah, datanglah kepada mereka hari ini, bersimpuhlah di kaki keduanya, seraya memohonkan maaf atas segala salah dan dosa yang telah kita perbuat terhadap mereka.
Pada hari ini, marilah kita kenang orang-orang yang telah kita sakiti dengan lidah dan tangan kita. Ingatlah orang yang paling dekat dengan kita, istri kita misalnya. Pernahkah kita memaki-maki mereka yang telah hidup bersama dalam suka dan duka rumah tangga ? pernahkah kita memukul mereka tanpa belas kasihan!
Oleh karenanya, datanglah kepadanya. Ulurkan tangan kita untuk memohonkan maaf kepadanya. Bertekadlah mulai saat ini kita akan berusaha membahagiakan mereka. Karena Rasulullah SAW bersabda, “manusia yang paling baik adalah manusia yang paling baik kepada istrinya”
Allahu Akbar 3X Walillahilhamdu.
Jama’ah Shalat ‘Id Rahimakumullah
Kepada para istri, kenang-kenanglah suamimu. Pernahkah kamu menampakkan kemarahanmu dan melepaskan lidahmu hanya untuk menyakitinya? pernahkah kamu membebani suami dengan sesuatu di luar kemampuannya? pernahkan kamu dengan sengaja melukai hati suamimu yang telah bekerja keras untuk membahagiakanmu ?
Oleh karenanya, datanglah kepada mereka, untuk memohonkan maaf darinya. Karena Rasulullah SAW bersabda, “Jika seseorang perempuan meninggal dunia dan suaminya sangat ridha kepadanya, ia pasti masuk surga”
Pada hari ini, marilah kita kenang orang-orang yang telah kita sakiti dengan lidah dan tangan kita. Kenanglah saudaramu, sahabatmu, tetanggamu, dan siapa saja hamba Allah di bumi ini. Mungkin kita pernah memaki mereka di muka dan menggunjing mereka di belakang. Mungkin kita pernah menyebarkan fitnah yang menjatuhkan kehormatannya. Mungkin kita pernah membuka aibnya karena kedengkian kita kepadanya. Mungkin kita pernah membuat dusta untuk menimbulkan kebencian orang kepadanya, dan perbuatan –perbuatan lain yang merugikan mereka.
Oleh karenanya, datanglah kepada mereka, dan mohonkan maaf atas segala perbuatan kita kepada mereka, baik kesalahan yang disengaja, maupun tidak disengaja, besar maupun kecil. Karena Rasulullah Muhammad SAW sendiri, manusia yang paling mulia, manusia yang sudah dijamin masuk surga, menjelang wafatnya beliau, juga pernah secara langsung di depan masyarakat Madinah ketika itu, memohon maaf kepada para sahabat-sahabat beliau, apabila beliau ada salah dan khilaf, baik disengaja maupun tidak, besar maupun kecil.
Allahu Akbar 3X Walillahilhamdu.
Jama’ah Shalat ‘Id Rahimakumullah
Ingatlah, dosa kepada Allah bisa kita hapus dengan bertaubat kepada Allah, dan melaksanakah apa yang telah diperintahkan Allah, serta meninggalkan apa yang telah di larang oleh-Nya. Karena sesungguhnya Allah SWT, adalah Zat yang Maha Pengampun dan Maha Penerima Taubat. Akan tetapi dosa kepada manusia, siapa pun dia, tidak akan pernah diampuni oleh Allah, sebelum manusia yang kita telah berbuat salah dan dosa kepadanya, memberikan maafnya kepada kita semua.
Sebagai penutup, mari kita renungkan sabda Rasulullah SAW berikut :
“Orang paling malang yang kembali kepada Allah SAW adalah orang-orang yang ketika ai diadili Allah, kemudian orang-orang yang pernah dizaliminya, orang-orang yang pernah disiksa tubuhnya, bergantungan di tangan orang malang itu. Mereka semua mengadukan kezaliman yang pernah diperbuatnya di hadapan Allah SWT. Mereka akan mengambil seluruh amal salehnya, shalat, pausa, haji dan membebankan seluruh dosanya di atas punggung orang malang itu. Orang yang paling malang ketika nanti kembali kepada Allah, ialah orang yang menggunjingkan orang lain, senang menyakiti hati mereka, yang banyak membuat mereka teraniaya.”
Semoga kita semua menjadi orang-orang yang beruntung dan selamat di hadapan Allah SWT. Amin ya Rabbal Alamin.
جعلنا اللهُ واِياكُمْ مِن العائدِيْنَ الامِنينَ. واَدْخَلَناَ واياكُمْ في زُمْرَةِ المُوَحِدِيْنَ. اعود بالله من الشيطان الرجيم. بسم الله الرحمن الرحيم. مَنْ عَمِلَ صالِحًا فَلِنَفْسِهِ ومَن اَساءَ فَعَليْها. ومارَبكَ بِظَلامٍ لِلْعَبيدِ.
الله اكبر. الله اكبر. الله اكبر. لااله الا الله والله اكبر. الله اكبر ولله الحمد. وقُلْ رَبِ اغْفِرْ وَارْحَمْ واَنْتَ خَيْرُ الراحمين.
الله أكبر الله أكبر الله أكبر
الله أكبر الله أكبر الله أكبر
الله أكبر الله اكبر كبيرا.
والحمدلله كثيرا. وسبحان الله بُكرةً واصيلا. الحمدلله الدي اَعَادَ الْاَعْيَادَ وكَررَ. اَحمدهُ سبحانه اَنْ خَلَقَ وَصَورَ. واشهد ان لا اله الا الله وحده لا شريك له. شهادةً يَثْقَلُ بها الميزانُ فى الْمَحْشَرِ. واشهد ان محمدًا رسول اللهِ الْمبعوثَ اِلى الاسْوَدِ وَالْاَحْمَرِ. اللهم فصَل وسلِمْ على سيدِنا محمدٍ وعلى اله واصحابه الفاـِـزِيْنَ باِلشرَفِ الْاَفْخَرِ.
امابعد. فياعباد اللهِ. اِتقوا للهَ فيما اَمَرَ. وانْتَهُوا عما نَهىَ اللهُ عنْهُ وَحَدرَ. واعلموا اَن الله تعالى صَلى على نَبِيِهِ قَدِيْمًا. فقال تعالى : اِن اللهَ وملائكَتَه يُصَلوْنَ على النبي. يايها الدين امنوا صلوا عليه وسلموا تسليمًا. اللهم صلِى وسلِمْ على سيدنا محمدٍ خَيْرِ الْخَلْقِ صاحِبِ الْوَجْهِ الْاَنْوَارِ. وَارْضَ اللهم عَنْ كُل الصحابةِ اجمعين. وعنِ التابعِينَ. ومَنْ تَبِعَهُمْ بِاِحْسانٍ اِلى يومِ الدينِ. اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات. والمومنين والمومنات. الاحياءِ مِنهم والامواتِ. اِنكَ سميعٌ قرِيبٌ مُجِيبُ الدعَواتِ وياقاضِيَ الحاجاتِ. اللهم اَعِز الاسلامَ والمسلمين. وَاصْلِحْ جميعَ وُلاةِ المسلمين. وَاَهْلِكِ الكْفَرَةَ والمُبْتَدِعَةَ والمُشرِكِين. ودَمِرْ اَعْداءَ الديْنِ. وَاَعْل ِكَلِمَتَكَ الى يوم الدين. ربنا اتنا فى الدنيا حسنة وفى الاخرة حسنة. وقنا عداب النار.
والحمد لله رب العالمين.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar